Masjid Besar al-Atiiq Kauman Salatiga : Perspektif Sejarah, Arsitektur, dan Pengelolaannya) Bagian 1
buku bagian 1,
Masjid Besar al-Atiiq Kauman Salatiga : Perspektif Sejarah Arsitektur dan Pengelolaannya),
masjid kauman Salatiga,
Masjid Nusantara,
sejarah
Wahyu Gumelar, S.H. 2018. Masjid Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga Dalam Perspektif Sejarah, Arsitektur dan Pengelolaannya). Edisi Revisi
Penulis :
Wahyu Gumelar, S.H.
Editor :
Drs. K.H.M. Sjatibi
H. Rinto Wiguno
Achmad Mudhoffar
Imam Daelami
Sabtono, SS
Layout Cover :
Jawadul Karim Al-Mahmud. SE
Di Cetak :
JAZULI COLLECTION Setting & Desain
Cetakan Pertama, Oktober 2018
Cetakan Revisi, Juli 2022.
Penerbit :
Pengurus Ta’mir
Masjid Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga
Jl. K.H.A. Wahid Hasyim Nomor 2 Kauman Salatiga
Telp (0298) 321128, 08122812341, 08562703224.
No. Rek. Bank Syariah Indonesi (BSI) : 7070030057 an. Masjid Besar Al-Atiiq
Website : www.alatiiqonline.blogspot.com
Email : alatiiqkauman3@gmail.com
Kata Pengantar
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته بسم الله والحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله سيدنا محمد ابن عبد الله وعلى اله واصحابه ومن تبع سنته وجماعته من يومنا هذا الى يوم النهضة، اما بعد.
Alhamdulillahirobbil`alamin, segala puji bagi Allah yang telah memberikan segala nikmat kepada makhluk yang ada di alam semesta ini. Berkat qudrat, iradat serta izin-Nyalah, serta rasa keprihatinan akan suatu nilai sejarah, akhirnya penulis bisa menyelesaikan buku yang berjudul Masjid Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga : Sejarah, Arsitektur, dan Pengelolaannya. Sholawat serta salam mudah-mudahan dilimpah-kan kepada khotamul anbiya, Nabi Muhammad SAW, yang telah menyelamatkan ummat manusia dari gelap kejahiliyaan kepada cahaya illahiyah yang terang benderang.
Banyak pihak yang telah banyak memberikan konstribusi dalam penyelesaian karya ini, wabilkhusus Pengurus Ta’mir Masjid Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga dan para Narasumber. Kami menghaturkan terima kasih yang tulus kepada mereka semua yang telah berjasa untuk ini semua. Mohon maaf tidak bisa menyebutkan secara satu persatu, semoga Allah menjadikan ini semua amal kebaikan kelak di akhirat nanti. Ini Bukan Buku Sejarah, Tetapi Lebih Merupakan Catatan Kenangan, Sketsa Masjid Lama dan Manajemen Pengelolaan Masjid Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga.
Harapan bagi penulis semoga apa yang sudah disuguhkan dapat bermanfaat bagi semua orang khususnya kami selaku penulis. Kedepannya semoga ada yang bersedia meneruskan dan meluruskan tulisan ini. Walaupun jauh dari kesempurnaan tapi semoga mendekati kepada kebenaran. Semoga Allah SWT ridha dengan apa yang kita lakukan. Amin.
شكرا ودمتم في الخير والبركة والنجاح، والله الموفق إلى أقوم الطريق والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Salatiga, 30 Agustus 2018
Penulis
Wahyu Gumelar, S.H.
Sambutan 1
PJ. Walikota Salatiga
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالِميْنَ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . أمَّا بَعْدُ.
Puji dan syukur kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala, at as limpahan rahmat dan nikmat yang tidak terbatas bagi kita semua. Shalawat dan Salam semoga senantiasa tercu rahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam, teladan seluruh umat manusia terbaik di dunia dan akhirat.
Apresiasi yang tulus saya berikan kepada penulis, Saudara Wahyu Gumelar, SH atar karyanya dan terbitnya buku yang berjudul “Masjid Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga Dalam Perspektif Sejarah, Arsitektur dan Pengelolaannya”.
Terima kasih telah memberikan pencerahan tentang masjid tertua kedua di Kota Salatiga ini dengan sangat sistematis dari tiga sudut pandang berbeda. Teriring harapan, lahirnya buku ini akan semakin memperkaya kahazanah keislaman dan keilmuan bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kota Salatiga.
Saya berharap, buku ini dapat menggugah semangat masyarakat untuk senantiasa memakmurkan masjid secara lahir dan batin, sebagaimana Allah berfirman dalam al-Qur’an Surah at-Taubah [9] ayat 18 :
Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, serta tetap mendirikan shalat, emnunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan Termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
Selanjutnya, salam ta’dzim saya sampaikan kepada para Kyai dan para Ulama yang telah banyak memberikan bimbingan kepada penulis. Juga kepada seluruh pihak khususnya pengurus ta’mir yang telah merawat Masjid Besar al-Atiiq Kauman Salatiga dan mendukung karya ini, dengan penuh ketulusan saya ucapkan terima kasih.
Semoga torehan tinta ini bermanfaat, tak hanya dalam melukiskan Masjid Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga dari masa ke masa, tetapi juga dalam menyemai Islam yang rahmatan lil alamin, yakni rahmat yang berarti kasih sayang, dan lil alamin yang berarti seluruh alam di salah satu Kota Tertoleran di Indonesia, Kota Salatiga.
Sekian dan terima kasih
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Salatiga, 7 Juli 2022
Pj. Walikota Salatiga
Drs. Sinoeng N Rachmadi, MM
Sambutan 2
Kepala KUA Sidorejo
الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالِميْنَ وَ بِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى اُمُورِ الدُنْيَا وَالدِّيْنِ وَ الصَّلاةُ وَ السَّلاَمُ عَلَى أَصْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَ المُرْسَلِيْنَ وَ عَلَى ألِهِ وَالصَّحْبِهِ أَجْمَعِيْنُ. أمَّا بَعْدُ.
Syukur kehadlirat Allah SWT yang memperkenankan saya untuk bisa menerima dan membaca karya Saudara Wahyu Gumelar, S.H, yang telah menyajikan Masjid Besar Al Atiiq Kauman Salatiga dalam bentuk tulisan sejarah bediri, tumbuh dan perkembanganya hingga saat ini. Membaca sejarah Masjid ini kita diingatkan betapa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah.
Salah satu kekuatan umat islam dalam mengembangkan dakwah adalah eksistensi Masjid ditengah tengah kehidupan masyarakat.Menilik nama Kauman sebagai tempat berdirinya Masjid Al Atiiq ini mengisyaratkan bahwa sejak dahulunya daerah ini memang tempat bermukimnya masyarakat yang religius penuh dengan nuansa ritual keagamaan dan juga suasana kehidupan masyarakat yang islami.
Di zaman yang semakin kekinian sering dengan kemajuan ilmu dan teknologi serta berkembang pesatnya pola kehidupan masyarakat, Masjid tetap dituntut untuk mampu hadir memberikan ruang khusus bagi tersemainya benih benih kehidupan yang islami dan tentu tetap memperhatikan harmoni kehidupan di tengah masyarakat salatiga yang beragam.
Sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga, kami memandang hadirnya buku ini menjadi spirit bagi warga muslim salatiga khususnya generasi muda untuk mengenal, menghargai dan menghormati jasa besar para pendiri dan perjuang yang telah memakmurkan masjid Al Atiiq hingga saat ini, dengan terus ikut meramaikan dan melanjutkan kegiatan–kegiatan dakwah yang deprogram-kan oleh pengurus Masjid. Sehingga estafet perjuangan menjaga dan melestarikan eksistensi Masjid Al Atiiq senantiasa terjaga.
Akhirnya kami berharap semoga karya ini bermanfaat bagi keberlangsungan syiar agama islam di bumi Salatiga kota Hatti Beriman.
Salatiga, 5 Juli 2022
Kepala KUA Kec. Sidorejo
H. Sirojudin, S.H.I., M.H.
Sambutan 3
Ulama Salatiga
بسم الله لرحمن الرحيم
الحمد لله الّذى خلق الانسان فى احسن تقويم. والصلاة وسلام على اشرف الانبياء والمرسلين سيدنا ومولانا محمّد وعلى اله وصحبه اجمعين. امابعد -
Kami selaku warga Salatiga dan memang asli orang Salatiga, merasa sangat kagum dan terimakasih sekali atas karya dari Saudara Wahyu Gumelar, S.H., yang dapat menggali dan meng-hidupkan sejarah berdirinya Kota Salatiga. sekaligus memberikan pengertian sejarah berdirinya Masjid Tertua di Salatiga yang sekarang dinamakan Al-Atiiq. Semoga hasil karya tulis dari saudara., dapat bermanfaat kepada kita selaku warga masyarakat Salatiga. Sehingga menambah cinta kita kepada kota yang indah dan sejuk ini.
Dan kita selaku warga Negara Indonesia dapat semakin cinta tanah air dengan perjuangan para Pahlawan khususnya Pangeran Diponegoro beserta pasukannya untuk mengusir penjajah yang menguasai Negara yang kita cintai. Akhirnya marilah kita baca karya tulis dengan penuh perhatian dan seksama. Sehingga kita semakin kuat mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Akhirnya, sekali lagi kami terimakasih kepada saudara. semoga bermanfaat ilmunya fiddunya wal akhirah. Amin
والله الموفق الى اقوم الطريق
Salatiga, 30 Oktober 2018
Ulama Kota Salatiga
K.H. Ma’mun al-Haffidh
Sambutan 4
Ketua Ta’mir Masjid
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالِميْنَ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . أمَّا بَعْدُ.
Dengan memanjatkan puji syukur Alhamdulillahi robbil ‘aalamin Sdr. Wahyu Gumelar, S.H., sebagai generasi muda yang peduli akan Masjid dengan menyisihkan waktunya untuk menyusun sejarah walaupun dengan keterbatasan dalam mengungkapkan sejarah, yakni sejarah masjid tertua di salatiga Masjid Besar Kauman Kodya Salatiga (Sekarang Masjid Besar Al-Atiiq Kauaman Salatiga). Semoga saudara di golongkan pada 7 golongan yang di naungi Allah SWT besok di hari Kiamat. Menysusun buku sejarah Masjid Besar Kauman yang sangat sulit karena data-datanya sulit diperoleh, karena para narasumber yang pernah hidup pada masa masjid masih kuno kini sudah banyak yang wafat. Sehingga membutuhkan pemikiran dan penelitian yang menyita waktu panjang. Saya yang sejak menjadi pengurus mulai tahun 1978 sampai sekarang tidak menyusun-menyusun buku ini.
Ungkapan bahwa ini sangat baik, terutama untuk para generasi kedepan yang nanti akan melanjutkan estafet dari generasi tua. Buku ini bisa menjadi masukan bagi pengurus dan jamaah dalam melaksanakan kegiatan memakmurkan masjid, di samping itu bisa dijadikan pembangkit semangat untuk mengelola masjid khusunya Masjid Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga. Bagi orang Islam masjid adalah tempat sujud kepada Allah SWT, masjid tempat memupuk iman kepada Allah SW, masjid rumah Allah SWT yang di bangun atas dasar taqwa. Pangkal dari gerak pikiran, gerak rasa dan gerak kehendak yang di mulai dari dalam masjid. Sehingga terjaminlah hasil-hasilnya berupa ilmu pengetahuan.
Buku ini menggali gambaran atau sketsa, arsitektur dan pengelolaan Masjid Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga, tokoh-tokoh pendiri, situasi salatiga, sampai dengan pemakmuran masjid dulu sampai sekarang. Dengan diterbitkannya buku ini Pengurus mengucapkan banyak terimakasih kepada segenap pihak yang telah membantu, sehingga terselesai-nya buku ini. Semoga membawa manfaat dan menjadikan amal shaleh dan membawa kebajikan dan di terima Allah SWT.
Demikian yang bisa saya sampaikan. Sesungguh-nya apabila ada kebenaran itu datangnya dari Allah SWT dan bila ada kesalahan dari pengurus dan penulis yang masih banyak kekurangan dan keterbatasannya. Semoga Allah SWT memberi ampunan, taufiq, hidayah serta inayah-Nya. Amin.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Salatiga, 21 Oktober 2018
Ketua Ta’mir Masjid Al-Atiiq
Drs. K.H.M. Sjatibi

0 Response to "Masjid Besar al-Atiiq Kauman Salatiga : Perspektif Sejarah, Arsitektur, dan Pengelolaannya) Bagian 1"
Posting Komentar